Model MFEP · Konfigurasi
Kriteria & Bobot Evaluasi
6 kriteria penilaian dengan bobot terbobot dari kuesioner pakar (Σ = 1.00)
K1
Keaslian Kuliner
Tingkat orisinalitas resep, bahan baku, dan cara penyajian kuliner tradisional
Cara Ukur: Observasi + penilaian pakar kuliner (1=modern, 5=sangat autentik)
25%
K2
Nilai Budaya & Sejarah
Kekuatan narasi sejarah, identitas budaya Jawa, dan warisan leluhur pada kuliner
Cara Ukur: Studi dokumen + wawancara komunitas (1=rendah, 5=sangat tinggi)
20%
K3
Aksesibilitas Destinasi
Kemudahan jangkauan lokasi: transportasi, jarak, parkir, jam operasional
Cara Ukur: Data lapangan + rating aksesibilitas (1=sangat sulit, 5=sangat mudah)
15%
K4
Daya Tarik Wisata
Pengalaman wisata: ambiance, variasi menu, presentasi, dan ulasan pengunjung
Cara Ukur: Review platform digital + observasi (1=rendah, 5=sangat tinggi)
20%
K5
Dukungan Komunitas
Keterlibatan komunitas lokal, pelaku UMKM, dan upaya kolektif pelestarian
Cara Ukur: FGD komunitas + kuesioner stakeholder (1=minim, 5=sangat aktif)
10%
K6
Potensi Ekonomi Lokal
Kontribusi destinasi pada pendapatan masyarakat lokal dan ekosistem pariwisata
Cara Ukur: Data ekonomi dinas + estimasi transaksi (1=rendah, 5=sangat besar)
10%
⚖️ Distribusi Bobot Kriteria
Σ = 1.00
📏 Skala Penilaian Likert (1–5)
5
Sangat Tinggi
Resep, bahan, penyajian 100% tradisional & terdokumentasi
4
Tinggi
Resep dan bahan masih autentik dengan sedikit variasi
3
Cukup
Resep asli dengan beberapa adaptasi modern
2
Rendah
Resep dimodifikasi signifikan, hanya nama yang sama
1
Sangat Rendah
Resep sudah berubah total / menggunakan bahan modern
📋 Tabel Ringkasan Kriteria MFEP
6 Kriteria Aktif
| Kode | Nama Kriteria | Bobot (Wj) | % Bobot | Definisi Operasional |
|---|---|---|---|---|
| K1 |
Keaslian Kuliner
|
0.25 |
|
Tingkat orisinalitas resep, bahan baku, dan cara penyajian kuliner tradisional |
| K2 |
Nilai Budaya & Sejarah
|
0.2 |
|
Kekuatan narasi sejarah, identitas budaya Jawa, dan warisan leluhur pada kuliner |
| K3 |
Aksesibilitas Destinasi
|
0.15 |
|
Kemudahan jangkauan lokasi: transportasi, jarak, parkir, jam operasional |
| K4 |
Daya Tarik Wisata
|
0.2 |
|
Pengalaman wisata: ambiance, variasi menu, presentasi, dan ulasan pengunjung |
| K5 |
Dukungan Komunitas
|
0.1 |
|
Keterlibatan komunitas lokal, pelaku UMKM, dan upaya kolektif pelestarian |
| K6 |
Potensi Ekonomi Lokal
|
0.1 |
|
Kontribusi destinasi pada pendapatan masyarakat lokal dan ekosistem pariwisata |
| TOTAL BOBOT | 1 | 100% | ✓ Valid – Total bobot = 1.00 | |
Bobot kriteria ditetapkan berdasarkan kuesioner pakar kuliner, pariwisata, dan pemangku kepentingan di Kota Surakarta. Metode pembobotan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) sederhana. Total bobot = 1.00 (100%).