Dokumentasi · TKT Level 2
Tentang Model GastroSmart
Dokumentasi sistem pendukung keputusan berbasis MFEP untuk wisata gastronomi Surakarta
🎯 Identitas Model
Nama Sistem
GastroSmart Surakarta
Metode DSS
Multi Factor Evaluation Process (MFEP)
TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi)
Level 2 – Proof of Concept
Program Penelitian
Penelitian Dosen Pemula (PDP) 2026
Objek Penelitian
20 Destinasi Wisata Gastronomi Tradisional Kota Surakarta
Jumlah Kriteria
6 Kriteria Terbobot (Σ Bobot = 1.00)
Skala Penilaian
Likert 1–5 (Sangat Rendah – Sangat Tinggi)
Validasi Data
Observasi lapangan + penilaian pakar + FGD stakeholder
🚀 Roadmap Tingkat Kesiapan Teknologi
1
TKT 1: Observasi Prinsip Dasar
Identifikasi masalah rekomendasi wisata gastronomi
2
TKT 2: Formulasi Konsep Teknologi
Pengembangan model MFEP & proof of concept (SAAT INI)
3
TKT 3: Pembuktian Konsep Analitik
Validasi dengan data lapangan & uji pakar
4
TKT 4: Validasi Lab
Pengujian sistem dengan stakeholder terbatas
5
TKT 5: Validasi Lingkungan Relevan
Uji coba di Dinas Pariwisata Surakarta
6
TKT 6: Demo Prototipe
Demo sistem untuk kebijakan pelestarian kuliner
7
TKT 7: Demo Sistem Penuh
Integrasi database destinasi & peta digital
8
TKT 8: Sistem Tervalidasi
Penggunaan oleh pemerintah kota
9
TKT 9: Implementasi Penuh
Platform wisata gastronomi Surakarta aktif
📖 Tentang Metode MFEP
Multi Factor Evaluation Process
MFEP adalah metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang mengevaluasi alternatif berdasarkan beberapa faktor terbobot. Metode ini cocok untuk pengambilan keputusan yang melibatkan banyak kriteria kualitatif dengan bobot berbeda dari penilaian pakar.
Dalam penelitian ini, MFEP digunakan untuk meranking 20 destinasi gastronomi berdasarkan 6 kriteria yang mencerminkan keaslian, nilai budaya, aksesibilitas, daya tarik, dukungan komunitas, dan potensi ekonomi.
Keunggulan Metode MFEP
✅
Transparan
Semua langkah perhitungan dapat diaudit dan diverifikasi
✅
Fleksibel
Bobot dapat disesuaikan dengan hasil kuesioner pakar yang berbeda
✅
Terukur
Menggunakan skala Likert yang terdefinisi dengan jelas
✅
Robust
Analisis sensitivitas menunjukkan model stabil terhadap perubahan bobot ±20%
✅
Implementatif
Mudah diterapkan oleh dinas tanpa keahlian teknis tinggi
🔬 Alur Kerja Penelitian
Identifikasi Masalah
Pemetaan kebutuhan rekomendasi gastronomi
Studi Pustaka
Review metode MFEP & wisata gastronomi
Penetapan Kriteria
6 kriteria + bobot dari kuesioner pakar
Pengumpulan Data
Observasi + wawancara + penilaian lapangan
Perhitungan MFEP
Normalisasi → WS → Total Skor → Ranking
Analisis Sensitivitas
Uji robustness ±20% bobot
Rekomendasi Kebijakan
Top-5 prioritas pelestarian kuliner
📚 Referensi & Sumber Data
Metode MFEP
Koo, T. K., & Li, M. Y. (2016). Systematic Review of Multi-Criteria Decision Analysis Methods. Journal of Chiropractic Medicine.
Malczewski, J. (1999). GIS and Multicriteria Decision Analysis. John Wiley & Sons.
Triantaphyllou, E. (2000). Multi-Criteria Decision Making Methods: A Comparative Study. Springer.
Turban, E., et al. (2011). Decision Support and Business Intelligence Systems. Prentice Hall.
Sumber Data Penelitian
Observasi lapangan langsung ke 20 destinasi gastronomi Kota Surakarta (2025-2026)
Kuesioner bobot pakar: pakar kuliner tradisional Jawa, akademisi pariwisata, praktisi UMKM kuliner
Data Dinas Pariwisata Kota Surakarta – Peta Destinasi Wisata Kuliner 2025
Wawancara mendalam dengan pemilik destinasi dan komunitas kuliner lokal
Review platform digital (Google Maps, TripAdvisor, media sosial) untuk penilaian K4
Sistem ini merupakan Proof of Concept (TKT Level 2) untuk keperluan penelitian akademis.
Hasil rekomendasi bersifat indikatif dan perlu divalidasi lebih lanjut sebelum digunakan sebagai dasar kebijakan resmi.
Kontak: Tim Peneliti PDP 2026 – Universitas/Politeknik Surakarta.